BERJUALAN BUAH DIPASAR GEDHE

 

Kamis, 19 Januari  2023
Penulis : Novita Putri Astari
NIM     : 205070005



Pedagang Buah Pasar Gedhe Solo Rabu, 21 Desember 2022 – Novita Putri Astari



Warasmedia.com - Pasar Gede adalah pasar yang terletak di Kecamatan Jebres, Surakarta. Pasar ini buka setiap hari, baik weekend maupun hari biasa. Pasar Gede juga menjadi ikonik, bagi siapapun yang berkunjung di Kota Surakarta yang tidak boleh dilewatkan oleh para pelancong.

        Beraneka rupa makanan mupun barang yang dijual oleh para pedagang, mulai dari makanan khas Surakarta, kerajinan, pakaian, buah, dan oleh oleh lain khas Surakarta. Sehingga pasar ini menyiediakan berbagai kebutuhan pokok dengan komplit.

        Banyak pila pedagang yang meraup keuntungan besar, namun juga ada pedagang yang sepi pengunjung sehingga keuntungan dari omset penjualanya hanya sedikit. Salah satu pedagang penjual buah, yakni Sarikem, yang telah berjualan buah buahan kurang lebih selama 12 tahun di Pasar Gede.

        Ia mengaku bahwa, Pasar Gede ini sudah mulai ramai kembali pasca pandemi Covid-19 di Indonesia, setelah cukup lama pasar ini ditutup karena PPKM. Sarikem mengaku bersyukur akhirnya dapat berjualan kembali untuk menyambung hidupnya. “Alhamdulillah, saget sadean buah melih, katah sekedik disyukuri” ujarnya Rabu, 21 Desember 2022

        Sarikem mengaku untuk memulai kembali usahanya ia mengeluarkan modal yang cukup banyak, “nggeh, paling boten 3 yuta, nggeh pun kompilt buahipun” lanjutnya Rabu, 21 Desember 2022

Dalam memulai usahanya, penjualanyapun tidak kemudian selalu ramai, kadang sepi kadang juga ramai, “nggeh mboten mesti, kadang niku rame, kadang sepi, biasanipun wonen hari hari besar ngoten buah e laris kesade” Rabu, 21 Desember 2022

        Ia mengatakan kadang ramai kadang juga sepi, tetapi jika ada hari besar biasanya banyak yang terjual, ketika ditanya mengenai omset penjualanya setiap bulan Sarikem mengatakan “Nek ramai kadang ngantos 5 ngantos 6 yuta, menawi sepi nggeh 4 yuta, niku nek buah e rusak saget diijolaken” Rabu, 21 Desember 2022

        Omset Sarikem berkisar 5 -6 juta, dan 4 juta jika dagangannya sepi, ia menuturkan kalau buahnya rusak pun akan ditukarkan ke pemasok. Jika dilihat dari omset penjualannya, Sarikem mendapat keuntungan sekitar 1 hingga 3 juta dalam satu bulan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pondok Pesantren Ar Rayyan Turut Berpartisipasi Berkurban

KEMBALI DIGELAR USAI LEBARAN, MASYARAKAT PADATI CAR FREE DAY SOLO BARU

TERLEWATI PUTTING BELIUNG, BTS TELKOMSEL “AMBRUK”