Genre Kabupaten Sukoharjo Promosikan Program GELIS (Genre Pelatihan Lifeskill Disabilitas)

 Nama                           : REVI WIDYA ANDHINNI
NIM / Kelas                : 2050700004/ 5A
Mata Kuliah                : JURNALISTIK MEDIA FOTO
Dosen Pengampu        : Drs. Joko Suryono, M.Si


Pelatihan – Generasi Remaja (Genre) Kabupaten Sukoharjo giatkan program Gelis (Genre Pelatihan Lifeskill Disabilitas). Program ini sebagai bentuk upaya meningkatkan lifeskill teman-teman difabel agar terbedaya dan tetap bisa berkarya. Genre bersama teman-teman disabilitas intelektual Kelurahan Jombor membuat Batik Ciprat dan Kerajinan Keset Anyam pada Minggu (25/12). (WarasMedia.com/Afifah Mirna)


WarasMedia.com – Generasi Remaja (Genre) Kabupaten Sukoharjo tengah menggiatkan program Gelis (Genre Pelatihan Lifeskill Disabilitas) yang merupakan salah satu bagian kegiatan dari Program Kerja utama SERASI (Selasar Remaja Ramah Inklusi) dari Finalis Duta Genre I Putri, Afifah Mirna. Hal ini bertujuan sebagai upaya meningkatkan lifeskill teman-teman difabel agar terberdaya dan tetap berkarya.

“Gelis sendiri berawal dari keinginan Mirna untuk melakukan suatu langkah pemberdayaan yang berfokus ke kelompok marginal, salah satunya kelompok disabilitas. Dibalik keterbatasannya, Mirna ingin disabilitas juga bisa bermakna dan setara di masyarakat. Berangkat dari situ, Gelis ini hadir bertujuan untuk meningkatkan lifeskill remaja penyandang disabilitas agar inovatif, mandiri, terberdaya, dan bisa berkarya.” Ungkap Afifah Mirna.

Gelis ini dilakukan tidak hanya satu tempat saja. Dikutip dari akun Media Sosial Intagram @genre_sukoharjo, Duta Genre Kabupaten Sukoharjo bersama teman-teman disabilitas intelektual Kelurahan Jombor membuat Batik Ciprat dan Kerajinan Keset Anyam pada Minggu (25/12).

Finalis Duta Genre I Putri pun mengungkapkan harapan ke depannya untuk Program Kerja Gelis ini, “Harapan dengan Gelis, teman-teman difabel bisa berkembang dan berdaya sesuai dengan skill yang mereka punya. Skill tidak serta merta datang dengan sendirinya, tetapi perlu upaya yang konsisten. Semoga Gelis ini dapat berkelanjutan, bisa menjangkau sasaran yang lebih luas dan bermanfaat bagi semua orang.”

Dan melalui program Gelis ini diharapkan bisa menjadi ruang remaja untuk mengembangkan potensi diri di tengah keterbatasan yang ada. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pondok Pesantren Ar Rayyan Turut Berpartisipasi Berkurban

KEMBALI DIGELAR USAI LEBARAN, MASYARAKAT PADATI CAR FREE DAY SOLO BARU

TERLEWATI PUTTING BELIUNG, BTS TELKOMSEL “AMBRUK”