Keseruan Anak-Anak Tpa Masjid Al-Fattah Menunggu Waktu Berbuka Puasa

 

Keseruan Anak-Anak TPA Masjid Al-Fattah
Menunggu Waktu Berbuka Puasa


Jum'at 07 April 2023
Penulis : Putri Azzahra Ekawati
NIM     : 2050700018 / 6 A

suasana keseruan anak-anak TPA AL-fattah saat sesi tanya jawab yang diberikan kakak pendamping  remaja masjid, di tengah mengisi waktu menunggu waktu berbuka. Jum’at (07/04/2023).

Warasmedia.com - Remaja masjid Al-Fattah kecamatan grogol, kabupaten sukoharjo, mengadakan agenda rutin saat bulan ramadhan. Agenda yang di maksud adalah buka bersama anak-anak dan kegiatan TPA bersama. Acara tersebut telah di persiapkan dari jauh-jauh hari sebelum datangnya bulan suci ramadhan. Remaja masjid AL- Fattah sangat antusias dalam menyambut acara rutin ini yang diselenggarakan setahun sekali.

Kegiatan TPA selama bulan ramadhan di Masjid Al- Fattah disambut antusias anak-anak, semuanya datang ke Masjid untuk mengikuti kegiatan TPA selama Bulan Ramadhan. Setiap sorenya, Masjid Al-Fattah mengumpulkan anak- anak untuk belajar Al-Qur'an bersama beberapa kakak pendamping dari Remaja Masjid AL- Fattah.

Mereka akan diajarkan mambaca iqro, hafalan ayat-ayat suci Al Quran, bacaan sholat, pengetahuan umum dan lainnya. Kegiatan mengaji untuk menambah ilmu dan pengetahuan sambil menunggu buka puasa. Kegiatan sudah dijadwalkan dan berganti setiap hari agar anak-anak tidak bosan dan mau datang ke Masjid untuk mengaji.

“Ya, kita para remaja masjid turut mengajar pada kegiatan TPA ini, selain itu juga kita  meramaikan acara ini biasanya dengan melakukan sesi tanya jawab dengan anak-anak, untuk mengisi waktu jeda sambil menungu adzan magrib.” Tutur Ida, salah satu anggota Remaja Masjid Al-Fattah, Jum’at (07/04/2023).

Anak-anak tidak hanya bermain namun dengan mengaji bisa menambah pahala apalagi di lakukan selama bulan Ramadhan pahalanya menjadi berlipat ganda. Sehingga anak-anak tidak keluyuran dan tidak mengerjakan pekerjaan yang tidak bermanfaat. Dengan mengaji maka kegiatan menjadi bermanfaat.

Anak-anak TPA akan mendapatkan takjil atau makanan unuk membatalkan puasa dari warga yang secara bergiliran dan sudah terjadwalkan untuk memberikan takjil sesuai dengan kemampuan. Namun tidak boleh memberikan jajanan atau makanan ringan dari pabrik, makanan harus yang buatan sendiri atau membeli namun yang selain makanan ringan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pondok Pesantren Ar Rayyan Turut Berpartisipasi Berkurban

KEMBALI DIGELAR USAI LEBARAN, MASYARAKAT PADATI CAR FREE DAY SOLO BARU

TERLEWATI PUTTING BELIUNG, BTS TELKOMSEL “AMBRUK”